Monday, April 1, 2019

Jajan kalap di Go-Food Festival

Paling suka deh kalau ke Festival kuliner yang bukanya setiap hari, jadi bisa cobain berbagai makanan berbeda apalagi pilihannya banyak. Makanya kita sering mampir ke GO-FOOD Festival yang ada di
Bandung Electronic Center Lantai 3A sampingnya CGV Cinema. Selain makanannya juga suasananya yang meriah sangat kita suka, juga banyak disediakan meja dan kursi jadi bikin nyaman nikmati makanannya.





Karena perut udah protes minta diisi, bijaksananya cari makanan berat dulu. Kita tertarik dengan ayam gepuk bapak gembus, instagramnya @ayamgepukpakgembus.bdg


                                              @ayamgepukpakgembus.bdg
Satu porsi komplit dengan pakai sate usus, juga kol goreng dan lalab. Seharga Rp 30.000 dan belum cash back 30% pembayaran memakai Go-Pay lagi. Udah rasanya sedap dan harganya juga murah deh. Level pedasnya juga bisa pilih, apalagi Koko Biru memang suka pedas. Kalau Cici Merah, pilih Sec Bowl yang ada di Booth posisi paling depan. Instagramnya @secbowl


                                                             @secbowl
dan kita pilih Salted egg Chicken harga Rp 42.000 dan tentu saja bayar pakai Go-Pay, ada Cash back 30%. Bowl yang sangat enak dengan saus Salted egg nya yang gurih sedap lengkap dengan telor mata sapinya. Mantul!
Oh lupa, belum beli minuman segarnya dan kita naksir dengan Berry Mun, instagram @berrymun.id

                                                         @berrymun.id
Kita coba yang minimun strawberry smoothies harga Rp 22.000,- .Segelas kesegaran buah strawberry smoothies yang segarnya maksimal dengan topping ice cream strawberry juga potongan buahnya.
Makan berat udah, minuman segar juga udah sekarang kita cari cemilannya kentang panjanggggg yang panjangnya 30 cm. Iyah! 30 cm loh!!! Dan toppingnya banyak pilihan, kita coba yang seaweed dan chilly. Biar warnanya kece dan kombinasi yang sedap ada rasa seaweednya yang khas dan pedas chillinya sangat terasa.

Asiknya makan berdua karena porsinya banyak.
Saatnya pulang dan melihat booth yang paling depan sebelah kanan ada yang menarik perhatian, namanya Martabak Pizza Orins dan Instagramnya @martabakpizzaorins
                                     @martabakpizzaorins siapa tau mau kepo
Uniknya karena ini kombinasi dari pizza dan martabak yang di kawinkan jadilah seperti ini. Rasanya martabak, tapi tampilannya seperti Pizza. Lihat aja bentuknya dan toppingnya banyak pilihannya loh! Harganya kisaran Rp 11.000- Rp 62.000.
Yang kita coba adalah martabak mini isi keju coklat kacang wijen harganya Rp 16.000. Karena udah kenyang, jadi take away aja buat bekal kalau nanti malam tiba tiba lapar
Saatnya berburu lagi, jangan lupa cek dulu saldo Go-Pay nya, kalau saldo menipis (seperti kejadian kita )  tinggal isi di Boothnya yang yang telah disediakan. Karena keuntungannya, kita mendapatkan Cash back 30%. Asik banged kan. Untuk nyobain makanan bisa pakai kode promo aku "xxx" untuk dapetin go -pay cashback sampai dengan 50%


Lokasi:
GoFood Festival
Bandung Electronic Center
Jalan Purnawarman no 5-17 Lantai 3A
Bandung
Love,
Koko Biru & Cici Merah

_____________________________




Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @leteats_

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id





Thursday, February 14, 2019

Cerita HAINAN di Januari 2019 (Bagian 1)

Negara China, tepatnya Hainan Island menjadi salah satu destinasi awal liburan kita di tahun 2019. Dengan mengemban tugas menemani kedua orang tua ke Hainan  akhirnya kita berlibur kesana.
Apalagi sejak tanggal 1 Mei 2018 pemegang paspor Indonesia bisa bebas visa untuk berkunjung selama maksimal 30 hari ke Hainan, China. Selain Indonesia, sebanyak 12 negara Asia-Oceania lain yang mendapatkan fasilitas bebas visa ke Hainan ialah Australia, Brunei Darussalam, Jepang, Kazakhstan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Singapura, dan Thailand.
Pulau Hainan merupakan provinsi paling selatan China yang berbatasan dengan Vietnam. Luas Pulau Hainan 34.438 kilometer persegi. Iklimnya tak beda jauh dengan Indonesia.
Hainan adalah pulau kecil di bagian paling selatan China. Selama ratusan tahun, pulau ini jadi tempat pembuangan tahanan politik dan terisolasi dari dunia luar.
Hainan jadi tempat pembuangan bagi orang yang menentang kekaisaran China. Jadi inget kalau di Indonesia seperti Nusa kambangan karena lokasinya sama, berada di lepas pantai dan dikelilingi laut.
Berangkat dari Jakarta menuju kota Haikou, jam 14:15 dan sampai di Hainan jam 18:00 tepatnya di Bandar Udara Internasional Meilan Haikou adalah bandara terbesar dan terbaru di Haikou, Pulau Hainan, China.
Perbedaan waktu hanya 1 jam dengan Indonesia. Karena kita ikut Tour jadi di jam 11 siang harus stand by di terminal 2 pintu 4 keberangkatan dan Swiwijaya air yang akan mengantar kita. Makan siang di pesawat, ayam lada hitam dengan sayuran lalu pudding dan minuman.
Sesampai di kota Haikou, anginnya super kenceng dan dingin lebih dingin dibandingkan saat di puncak.
Menginap di Golden Coast Lawton Hotel, bintang 4. Bangunannya megah, dan hotel terbagi dari kamar versi lama dan yang baru.
Menginap 1 malam, dan sesampai di Hotel langsung pembagian kamar. Kamarnya model vintage yang lumayan luas.
Kita jalan jalan ke samping kanan hotel ada satu jalan kecil dan banyak gerobak berjualan makanan. Mirip dengan Cibadak kuliner malam di Bandung, hanya ini versi kecilnya. Juga ada beberapa resto yang buka dan juga ada supermarket.
Happy juga melihat jajanan malam seperti ini. Cuma yang membingungkan, ini makanan apa ya? Menurut tour guide kita, ada makanan seperti nasi cukiok dan sayur, dan harganya murah. Setelah di cari eh ketemu hanya sayang udah sold out hanya sisa yang daging sapinya aja.
Begini ini kalau gak bisa baca huruf kanjinya China, udah ngomong gak bisa apalagi baca .  Hanya bisa tanya harga dan tawar harga aja. Disini tentu saja makanan harganya udah fix ya. Jadi melihat antrian di mamang Kwetiaw. Akhirnya coba, 1 porsinya harga RMB10 atau sekitar Rp 21.000 Dan ternyata memang enak deh!! Kalau Cici merah lebih tertarik dengan yang berkuah. Jadi coba 1 porsi seperti kwetiaw kuah seafood, harganya RMB10. Kita coba juga model martabak dengan isian seperti kekian juga seperti daging maling. Ini non halal juga ya. Sulitnya buat teman teman muslim, kalau jajan seperti ini gak jelas mana yang halal nya. Banyak yang meragukan. Dan martabak seperti kebab ini memang enak bangeddd,
harganya sama RMB10 juga.
Perut kenyang, hati senang.
Saatnya beristirahat. Sebelum ke kamar, kita mampir ke supermarket sebelah hotel. Supermarketnya lumayan besar dan banyak snack menarik. Karena baru hari pertama, jadi kita belanja tidak terlalu banyak belanja. Irit irit dulu apalagi supermarketnya udah mau tutup. Jadi besok rencana balik lagi.
Good night
Love,
Koko Biru & Cici Merah
______________________________
Follow :
Instagram @lets.go.eat
Facebook Lets Go Eats
Twitter @leteats_
Email :
Admin@letsgoeat.info
Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id

Saturday, December 1, 2018

Bebek tepi sawah cabang Ubud-Bandung


  


Kalau kalian mendengar, Bebek Tepi Sawah. Pasti langsung ingat Bali. Yup!! Karena belum ke Bali kalau belum coba Bebek Tepi sawah yang hits banget di Bali. Dan sekarang sudah merambah di beberapa kota lainnya di Indonesia. Dan kabar baiknya, akhirnya gerai ke 21 buka di kota Bandung tercintah.

         

          


Lokasinya di tempat yang lagi hype banget di Bandung, di Paskal Hyper Square, depannya Paskal 23 Mall yang hejo lobby. Itu loh, lobby yang ada Starbucks nah di depannya tidak terlalu jauh ada Bebek Tepi Sawah. Baru sekitar bulan September 2017, doi buka. Hmmm.. Asik kan? Tidak perlu jauh jauh ke Bali buat menikmati Bebek tepi sawah yang rasanya sama persis dengan ditempat aslinya. Karena khusus bahan-bahan masakan serta bumbunya langsung didatangkan dari Bali untuk menjaga kuatnya rasa khas Bebek Tepi Sawah.

 

         

         


Interior yang didominasi warna hijau dan warna coklat membuat suasana Bebek Tepi Sawah seperti di Bali. Suasana Bali yang nyaman, bisa kalian dapatkan disini. Paduan dekorasi yang dibuat dari kayu, menampilkan ornamen bebek yang unik.


          


Menunya terdiri dari aneka masakan dengan citarasa bumbu Bali seperti Bebek Betutu, Ayam Betutu, Nasi Goreng bevel crispy, Sate Lilit, Iga bakar madu pedas hingga Gurame bakar bumbu Bali, untuk minumannya, Bebek Tepi Sawah menyediakan aneka mocktail dan juice tidak ketinggalan juga aneka juga kopi dan teh yang juga tersedia dan siap dipilih sesuai selera. Dessert pun ada dan merupakan jajanan khas Kota Bandung yaitu es campur dan es cendol.


         


Salah satu menu andalannya adalah bebek goreng Crispy, seporsinya bisa pilih ada yang setengah ekor bebek atau seperempat ekor bebek yang dibumbui dan digoreng renyah. Pertama melihat, wah besar bebeknya dan dalam hati berbisik, wah bakalan gak habis. Untung ngomong dalam hati, kenyataannya ludesssssssss tak bersisa hanya sisa tulang-tulang bebeknya.


         


Menu satu ini disajikan lengkap dengan nasi putih, kacang panjang kalasan khas Bali dan 3 macam sambal ada sambal matah, sambal merah dan salah satunya sambel goreng yang menjadi andalan Bebek Tepi Sawah. Tiga sambel tersebut merupakan resep khas leluhur dan turun temurun diwariskan kepada Bebek Tepi Sawah. Semua sambalnya pedas dan enak cocok dengan lidah kita. Makanya sampai ludes tak bersisa karena bebek disini berbeda dengan bebek lainnya yang dijual di luar sana, yang seringkali dagingnya alot dan keras malah suka berbau amis. 

  

          


Tapi di Bebek Tepi Sawah, sangat berbeda. Daging bebeknya super empuk dan tidak over minyak malah berkesan kering dengan lapisan kulit yang super renyah dan tipis. Gurihnya terasa karena bumbunya sangat meresap kedalam daging bebek. Dan ternyata memang Bebek Tepi Sawah menggunakan jenis bebek yang khusus dan minimnya lemak jenuh. Bebek yang digunakan ialah jenis bebek afkir yaitu jenis bebek yang sudah tua diatas enam bulanan, yang sudah tidak bertelur lagi dan Bebek ini terkenal minim lemak, karena lemak-lemak jenuhnya sudah dikeluarkan, jadi lebih sehat dan pastinya jangan khawatir kolesterol.

          

            


Untuk side dishnya, kita coba Plecing kangkung yang segar dan juga toge bawang putih yang harum dan sedap. Ada juga Sate lilit khas Bali yang jadi pelengkap istimewa.


   

Puas dan kenyang makan disini, puas karena enaknya juga suasana dan pelayanannya yang ramah dan terakhir adalah kenyang karena porsinya yang besar dan bebeknya yang gendud gendud😁.


Sukses terus Bebek Tepi Sawah cabang Ubud Bandung.



Harga 


Bebek Goreng Crispy Rp 135.000

Bebek Goreng Crispy Rp 80.000 (1/4 ekor bebek)

Plecing kangkung Rp 25.000

Toge bawang putih Rp 20.000


Harga makanan Rp 15.000-Rp 135.000

Harga minuman Rp 28.000-Rp 45.000


Lokasi:

BEBEK TEPI SAWAH Bandung

Paskal Hypersquare

Level 1 Blok G0910( Exit Lobby Hejo)

Bandung-Jawa Barat

Indonesia

Buka jam 10:00-22:00


Instagram @bebektepisawah.bdg



 

Love,


Koko Biru & Cici Merah


 _____________________________




Follow :


Instagram @lets.go.eat

Facebook let eats

Twitter @let_eats


Email :

Admin@letsgoeat.info


Blog :

Letsgoeat.info

www.letsgoeatall.blogspot.co.id











 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 






















Monday, October 29, 2018

Cerita Malaysia di Juni 2018 (Bagian 7)



     


        



Selamat pagi Kuala Lumpur 

Hari terakhir, rencana cari oleh oleh ke Central Market dan Kasturi. Central Market terletak di jantung Kuala Lumpur dan berjarak tempuh beberapa menit dari Petaling Street. Dan kita naek Grab, dengan bayar RM12. Di Central Market tersedia beragam kerajinan tangan, seni, kebaya, songket, dan suvenir asli Malaysia. Batik Emporium menjual berbagai label desainer ternama, dengan barang batik buatan Malaysia yang terbaik, mulai dari pakaian, sepatu, tas, hingga perlengkapan rumah. Hanya sebentar aja disini, cari oleh oleh nya ngebut karena waktu yang sebentar jadi kita buru buru ke  Kasturi Walk yang berada tepat di sebelah Central Market. Makan di Fodcourtnya tapi kurang cocok untuk rasa, dan kita tidak sempat foto hehehehehe. Riweuh. Langsung balik lagi ke Vortex, karena rencana dijemput Driver untuk ke Bandara.

Lokasi:
CENTRAL MARKET & KASTURI WALK

Alamat Jalan Tun Tan Cheng Lock (seberang Halte Bus Klang)
Kuala lumpur, Malaysia

Hari terakhir tidak terlalu banyak kegiatan, beres beres Check out lalu berangkat dan sebelumnya driver bawa kita ke salah satu mall. Lupa namanya, hanya banyak sekali toko yang menjual hijab dan banyak yang masih tutup tokonya. Jadi kita hanya mampir ke Subway. Sebelum ke bandara, kita diajak mampir ke Putra jaya. Putrajaya adalah pusat administrasi Malaysia yang baru menggantikan posisi Kuala Lumpur.


   

   

   

      

  


Bangunan indah lainnya di Putrajaya adalah masjid. Setidaknya ada dua masjid cantik di Putrajaya, yaitu Masjid Putra dan Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin. Masjid Putra terletak di Presint 1, satu kompleks dengan Dataran Putra dan Putra Perdana. Masjid berwarna dominan merah muda alias pink ini berada tepat di pinggir danau, sehingga nampak seperti terapung bila dilihat dari kejauhan. Masjid Putra mulai dibangun pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 1999. Desain masjid ini terinspirasi oleh Mesjid Sheikh Omar di Bagdad. Masjid cantik ini terlihat mencolok dengan menaranya yang setinggi 116 meter dan kubahnya yang berjumlah sembilan dengan motif Persia berwarna pink. Sebagian besar bangunan masjid ini berwarna gradasi pink hingga ornamen kubah semua didominasi warna pink sehingga terlihat sangat cantik. Foto foto sebentar langsung go menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur yang terletak di daerah Sepang, perjalanan sekitar 30 menit sampai. Dan lanjur perjalanan menuju kota tercinta Bandung, sekitar 2 jam lebih.



Good bye Kuala Lumpur,I hope we'll meet again.




Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________


Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id








Thursday, October 25, 2018

Cerita Penang di Juni 2018 (Bagian 6)


     


Selamat pagi, hari terakhir di Pulau Penang. Rencana pagi ini, kita dijemput oleh driver. Tak banyak rencana, hanya mau cari oleh oleh. Jalan jalan sebentar di Georgetown lalu langsung kembali ke Kuala Lumpur. Membayangkan jauhnya perjalanan yang akan di tempuh. Tapi biasanya kalau arah pulang selalu saja terasa lebih cepat dibandingkan ketika kita datang.  Betul gak? Menghibur diri sendiri πŸ˜‚


         



Pagi ini, rencana sarapan di Toh Soon Cafe, kalau baca review tempat ini berada seperti di gang kecil yang merupakan jalan tembus dari Lebuh kembul dan Lebuh campbell. Dan sedihnya, ternyata Toh Soon Cafe tutup. Hayah...  Cuma foto kiosnya yang tutup.

Lokasi:
Toh Soon Cafe

Lebuh Campbell, George Town, 10450 George Town, Pulau Pinang, Malaysia


            

           

     

             


Akhirnya kita jalan sedikit, belok ke kiri dan menemukan Ho Ping Kopitiam yang lumayan hits juga. Meskipun disebut cafe, Ho Ping adalah semacam pusat jajanan kecil macam Pujasera yang terdiri dari beberapa kedai yang berbeda. Jadi kita keliling, melihat yang menarik dan sayangnya tidak semua kedai sudah siap jualan. Banyak yang masih prepare. Akhirnya kita pilih makanan di kedai yang sudah siap. Kita memesan Roasted pork dan nasi, setelah coba 1 porsi dulu. Wah ternyata enak, meski tampilannya sangat simple tapi rasanya sangat juicy dan enak. Kita juga pesan. yang Roasted Chicken dan barbeque pork nya yang enak. Bumbunya sangat meresap dan dagingnya super empuk. Melihat Roti bakar yang banyak di pesan di beberpa meja, akhirnya kita coba sampai 3 kali bolak balik pesan. Pertama coba, dengan isi premium butter dan kaya, crunchy dan enak deh. Lalu pesan lagi sampai 3x. πŸ˜‚




Lokasi:
Ho Ping Kopitiam

Alamat : 211, Jalan Penang, George Town, 10.000 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Buka jam 07.45-21:00


            

            

            



Setelah sarapan, kita jalan sedikit dan sampai ke sebuah toko namanya Bang Heang, yang sangat terkenal di Penang sejak tahun 1997. Banyak sekali macamnya, dan kita bisa coba testernya. Ada Red bean Tambun biskuit, durian kuih, Bang Heang pandan biskuit,Beh Teh saw dengan berbagai pilihan rasa. Dan banyak banget pilihan oleh olehnya, dijamin kalap.

Lokasi:
BANG HEANG

Alamat: 162A Jalan Burma , George Town, Pulau Penang 10050, Malaysia


          

          

Dari sini kita lanjut ke Wonderfood Museum. Wajib buat pencinta kuliner untuk mampir kesini. Museum ini merupakan museum makanan pertama di dunia dan memperoleh Inpenang Top Museum Award 2017.


 


Sorganya kuliner tapi sayangnya hanya bisa dilihat, di foto atau di pegang tapi gak bisa dimakan. Menarik sekali, apalagi kalau suka foto foto wah gak ada habis habisnya jepret sana sini. Semuanya menarik sekali. Ada makanan yang bentuknya raksasa loh!! sangat mirip dengan aslinya. Dan tempatnya full jadi kita tidak bisa foto foto yang bagus karena banyak bocornya dengan lalu lalang orang orang yang juga sibuk foto-foto. Oh ya Tiket masuknya, RM25 per orang, ini harga wisatawan. Dan disini kita foto foto hanya menggunakan handphone karena baterai kameranya habis, guys. Zzzzz... ya uwislah, yang penting masih bisa foto-foto.


      


Lokasi:

WONDERFOOD MUSEUM

Alamat:
49. Lebuh Pantai (Beach Street), George Town, 10200 Pulau Pinang, Malaysia.

Telp +604-251 9095
Buka jam 09:00-18:00






  


Selanjutnya kita jalan jalan sebentar didaerah sini, mampir ke Town Hall dan City Hall yang letaknya berdekatan. Keduanya terletak di Jalan Padang Kota lama (Esplanade Road) di depan lapangan Alun-alun George town. Ada juga tugu peringatan yang dibangun oleh Inggris untuk mengenang korban-korban Perang Dunia I. Lokasinya tepat berada di pinggir laut dekat pelabuhan Penang. Sepanjang garis laut dibatasi dengan beton, dan berjejer pohon-pohon besar sebagai peneduh juga bangku-bangku untuk bersantai sambil menikmati semilir angin di pinggir laut dengan burung gagak. 


  

  

  

  

  



Arsitektur Penang adalah seni dan gaya konstruksi bangunan atau struktur yang mencerminkan 171 tahun kekuasaan Britania di Penang, berpadu dengan unsur lokal, Tionghoa, India, Islam, dan lainnya menjadi suatu arsitektur yang unik dan berbeda. Bersama dengan Melaka, Penang adalah permata arsitektur Malaysia dan Asia Tenggara. Menyempatkan foto foto disini. Buat kenang kenangan.


    

    

    

    


Setelah itu kita lanjut mencari makan, hahahahaha makan lagi makan lagi πŸ˜‚ kepengen Nasi Kandar dan kita mampir ke Restaurant Kassim Mustafa Nasi Dalcha. Dan lumayan antri loh!  Doi buka 24 jam, dan Kassim Mustafa, kafe yang dikelola keluarga Ini menyajikan roti India, nasi kandar, naan, dan Tandoori Chicken. Pulau Penang identik dengan nasi kandar yang merupakan hidangan lokal terkenal yang banyak orang makan langsung dengan tangan  mereka, tanpa sendok garpu.




 


Kita antri, dan pilih nasi putih atau  ada nasi briyani, lalu diisi dengan satu atau beberapa pilihan daging ada ayam, daging sapi, daging kambing dan lain-lain dan beberapa sayuran.Inilah bagian terbaiknya yang harus dicoba, adalah campuran kari yang langsung disiram ke seluruh nasi. Minta 3 macam kari supayan makin sedap. Dan ciri khas makan nasi kandar, katanya nasinya harus banjir disiram kuah kari. Karinya sedap tapi untuk ayam merahnya jauh lebih enak yang nasi kandar Pelita di Kuala lumpur. Total makan 6 orang plus minum RM59,7.

Lokasi:
Restoran Nasi Dalcha Kassim Mustafa

Alamat: 26 Lebuh Chulia, George Town, 10200 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Telp 04 263 4592
Buka 24 jam

Kenyang, puas dan Bye bye Pulau Penang, semoga kita bisa bersua lagi. Sempat ngobrol dengan Koko Biru, kayaknya enak ya kalau masa tua dihabiskan dengan suasana seperti di pulau Penang. Dan Cici Merah, mengiyahkan. Masa depan mana ada yang tahu. Biarkan jadi misteri.

Saatnya kembali ke Kuala Lumpur. tidur di mobil, dan perjalanan lancar jaya tanpa ada kemacetan seperti ketika berangkat. Tidak banyak berhenti, karena sudah kenyang. Rencana, makan malam di Kuala Lumpur aja. Dan akhirnya, betul aja saat pulang berasa lebih cepat sampai dan sekitar 5 jam kita sampai dan kembali ke Vortex. Iyah, kita nginep lagi disini tapi beda lantai. Dan kita dapat yang penthouse dilantai tertinggi dengan harga discount. Malam ini mau menikmati fasilitasnya.


  

 


Sebelumnya kita berdua dan driver mencari makan ke Restaurant Kader. Kita makan disana dan juga bungkus. Tempat ini atas rekomendasi driver. Sebetulnya kita ingin makan di daun pisang ditempat yang agak jauh tapi sudah lelah jadi cari yang dekat dan enak.

Restoran daun pisang ini telah menjadi salah satu yang dikenal selama 30 tahun terakhir dan salah satu yang menyajikan daun pisang terbaik. Nasi daun pisang, ayam cabe, daging domba vegetarian, potongan daging vegetarian, udang varuval, dll.


  


Alas daun diletakkan masing masing, lalu diisi nasi atau Roti canai yang besar bisa pilih yang polos atau pakai telur. Sayurnya ada benerapa, kita pilih yang ayam dan kambing berikut kuah kariny ada berbagai macam. Nanti mas bolak balik membawa makanan dam diletakan diatas daun. Rasanya enak dengan harum rempah dan empuk juga gurihnya kuah kari yang berbeda warna dan rasanya ada pedas hangat hangat. Sedap deh. Total ber-enam RM62.7.


           


Lokasi:
Restaurant Kader

Alamatnya: 24 & 26 Leboh Ampang 
50100 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan, Malaysia 

Telp 03-2072-8244



    

    

    

       

    






Perut kenyang, hati senang dan saatnya beristirahat dan menikmati  penthouse di Vortex. Yipiiii.



Good night

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id