Cerita Hong Kong di Maret 2018 (bagian 1)

2:11 PM

Satu hal yang bikin kita kagum, bagaimana seorang travel blogger bercerita tentang perjalanan mereka secara rinci dan detail dengan bahasa yang seakan nyata menyedot para pembaca masuk kedalam perjalanan mereka. Sulit, cukup satu kata yang sudah mewakili itu semua karena berbeda dengan kita sebagai food blogger yang hanya menulis tentang bagaimana makanan dari sebuah cafe dari mulai ambience, taste ,dll. Jauh lebih simple dibandingkan Travel Blogger.

Karena itu dengan usaha yang besar, dengan perbendaharaan kata yang masih minim , belum luas dan berkembang tapi kita berusaha bercerita tentang perjalanan kita, Koko Biru dan Cici Merah ke Hong Kong - Macau. Jadi dengan Bahasa sederhana, apa adanya kita share disini. Sebetulnya banyak hal yang terlupa hahahahaha tapi kita berusaha menuangkannya.

Negara pertama yang Cici Merah kunjungi bersama Koko Biru, adalah Hong Kong dan Macau bermodalkan tiket dengan harga the best dari Cathay Pasific. Makanya exited banged, waktu di pertengahan tahun 2017 tiba tiba ide main ke Hong Kong - Macau tercetus dari teman sesama Food blogger @bandungfoodsociety @bemp777 dan @foodgallerybdg. Rencana dari tanggal 25 Maret sampai 31 Maret 2018. Dari mulai dapat tiket dengan harga okay, berangkat dengan pesawat Cathay pasific yang sebelumnya hanya cuma diangan angan kepengen naik pesawat sungguhan yang besar hahahahaha. Maklum lebih sering pake pesawat kecil tujuan Denpasar.

Dari tiket pesawat sampai hotel di Hong Kong dan Macau, tiket masuk Disneyland Hong Kong juga tiket naik peak Tram, Sky Terrace 48 dan madam taussand. Semua beres. Tinggal tuker rupiah ke HKD yang saat kita beli naik terus loh, dan akhirnya seminggu sebelum hari H, dengan terpaksa beli dan harus beli, saat itu harga kurs HKD 1 sama dengan Rp 1.765.

Dan urusan ke Macau, sebetulnya mata  uangnya Macanese Pataca (MOP) tapi karena ratenya lebih murah MOP dibanding HKD jadi tidak perlu tuker mata uang lagi. Pakai aja HKD. Tapi hati hati nanti kalau ada kembalian uang MOP tidak berlaku di Hong Kong.

Dan hari yang ditunggu tunggu akhirnya tiba, tanggal 23 Maret 2018. Dengan hasil berdoa agar ijin bolos kerja Cici Merah selama 4 hari terwujud. Praise the lord.
Kita bertiga Koko Biru, Cici Merah dan Brother D dari @foodgallerybdg naik kereta api tut tut tut naik ke Jakarta. Stttt!! Dan ini pertama kalinya, Cici Merah naik kereta api. Rencana kita menginap semalam, besok siang di tgl 24 Maret berangkat ke Hong Kong. Jadi pagi paginya bisa sarapan enak di daerah Muara Karang. Asik.


        
                                 



Dengan berbekal 3 koper dari yang besar, sedang dan 1 yang kecil dimasukin ke koper sedang. Jadi hanya bawa 2 koper yang terlihat. Jangan lupa juga, sebelum pergi cek juga cuaca Hong Kong lewat AccuWeather jadi kita bisa lihat cuaca di tanggal yang kita butuhkan. Biar tidak saltum alias salah kostum. Karena melihat cuacanya bakal cerah jadi mantel tebal tidak perlu dibawa. Mantel biasa saja sudah cukup menahan angin yang bisa tiba tiba menerjang. Jangan lupa juga bawa adaptor dengan kaki tiga soalnya colokan di Hong Kong berbeda dengan di Indonesia dan obat obatan pribadi Sudah pasti jangan dilupakan dan pastikan bawa Koyo Hot Salonpas. Jangan senyum dulu, dijamin pasti kepakai deh. Dan kalau tidak ada temen yang mengenal Hong Kong dengan baik, lebih baik bawa panduan perjalanan supaya rencana trip, petunjuk lengkap supaya tidak nyasar agar bisa mengefektifkan waktu.

Jam keberangkatan sebetulnya agak kesiangan tapi namanya tiket dengan harga okay, ya waktunya kadang tidak sesuai harapan. Berangkat dari Jakarta jam Berangkat jam 2:25 dan ditaksir sampai Hong Kong jam 20:25, dan pulang ke Indonesia tgl 31 Maret, di jam 9:20 dan sampai jam 13:10
Waktunya memang agak lumayan terbuang, tapi nikmati saja. Betul tidak?

Dengan berbekal paspor baru karena yang lama sudah habis. Jadi di bulan Januari, kita berdua buat paspor lewat pendaftaran online dengan biaya Rp 320.000/Orang. Selesainya cepat hanya 3 hari, tapi buatnya sih ya... You knows lah setengah hari menghabiskan waktu di imigrasi. It's okay. Daripada harus antri dari subuh, gak banged ya.


                      


Dengan estimasi waktu, sekitar 4 jam penerbangan Jakarta ke Hong Kong. Selama penerbangan, kita disediakan snack berupa kacang yang enak, sayang sedikit. Hahahaha untuk minumnya bebas pilih dari air teh,juice sampai wine ada. Kemudian kita diberi 1 kali makan, ada 2 pilihan nasi plus ikan dan pasta. Kita kembaran, pilih pasta. Lalu roti dengan butter, air putih, buah buahan juga ice cream Häagen-Dazs. Bikin kenyang dan puas. Koq rasanya enak, mungkin karena lagi Lapar berat, atau memang enak. Entahlah.


                                    

                                    


Akhirnya penerbangan selama 4 jam tidak terasa dan sampai sekitar Jam 20:25 waktu Hong Kong, perbedaan waktu dengan Indonesia hanya 1 jam saja. Tiba di Hong kong International Airport yang terletak disebut pulau Chek Lap Kok. Bandara ini merupakan salah satu bandara tersibuk di dunia dan sangat modern juga merupakan 10 Airport terbaik di dunia. Wow!!

Dan Hotel di hari pertama sampai 2 hari kedepan, didaerah Sheung Wan. Ibis Hong Kong central & Sheung Wan Hotel dengan  alamat No 28 Des Voeux Road west Sheung Wan, Hong Kong. Telp +852 2252 2929. Boleh cek Ibishotel.com - Accorhotels.com

                                      



Begitu melewati Imigrasi Hong Kong, pertama tama, kita segera membeli Octopus Card dengan deposit seharga HKD 50 dan isi saldo HKD 200 jadi total HKD 250, masing Masing punya satu kartu. Kartu Octopus card ini bisa digunakan sebagai alat pembayaran, mulai dari transportasi maupun belanja, tetapi kita lebih focus menggunakannya untuk transportasi.

Dan untuk tetap exist di Hong Kong dan Macau, kita sudah membawa passpod Wifi dari @sightseeingindonesia jadi tidak perlu repot repot lagi ganti SIM Card. Tinggal exist aja .

Tapi buat kamu bisa beli ada discover Hong Kong tourism SIM Card, beli di HK airport yang masih di arrival hall terminal 1. Kerennya internet di Hong Kong merupakan salah satu yang tercepat di dunia, jadi tetap aktif dalam gedung hingga dalam MTR pun masih kenceng. Yes!

Karena sudah malam, akhirnya kita isi perut dulu di bandara. Wonton noodle jadi pilihan pertama, karena katanya gak afdol kalau ke Hong Kong tidak makan Wonton noodle. Dan pilihan kita bersama, adalah Ho Hung Kee Since 1946 terpasang jelas ini ternyata mendapatkan predikat Michelin Star. Patut dicoba deh. Disini juga berlaku sistem antri, beruntungnya kita langsung mendapatkan tempat duduk, meski saat itu tempatnya full.

Cici Merah pesan Wonton Noodle dan Koko Biru pesan yang Vegetables noodle. Tampilannya sangat sederhana, hanya mie halus warna kuning dan pangsit udang yang tersembunyi dibawahnya bagaikan kenikmatan yang tersembunyi. Rasa kuahnya, untuk pertama terasa agak aneh di lidah, dan rasanya tidak kuat seperti kebanyakan makan chinese food. Disini datar, tapi Wonton nya juara. Enak dengan isian udang yang gendud gendud. Untuk teh, sudah tersedia di meja sesuai dengan orang yang makan. Tehnya buat Koko Biru, enak enak aja tapi Cici Merah kurang suka karena ketika diminum, seperti bau tanah. Hahahahaha, Seriusan. Dan Harga Noodle wonton HKD 58 dan Noodle vegetables HKD 50 ditambah teh HKD 10 untuk 2 orang.

Yuk, sekarang kita menuju hotel didaerah Sheung Wan, pilihan kita naik City Bus karena merupakan  transportasi yang lebih murah dibandingkan Taxi. Pertama harus ditentukan dulu tujuan atau hotel kita, baru bisa dicari nomor bus yang melayani.

Dan pakailah Octopus Card yang bisa langsung tap saat naik bus dan Tarif bus di Hong Kong ditetapkan saat kita naik, jadi bukan berdasarkan jauh dekatnya jarak.

Bus Tujuan Kowloon

A21 HKD 33
Sham Sui Po - along Nathan Road to Mong Kok - Yau Ma Tei - Jordan - Tsim Sha Tsui - to Hung Hom

A22 HKD 39
Tsim Sha Tsui - Hung Hom - Kowloon City - Kwun Tong - to Lam Tin

E21 HKD 14
Sham Sui Po - Mong Kok - to Tai Kok Sui

Bus Tujuan Hong Kong Island

A10 HKD 48
To Kennedy Town - Ap Lei Chau

A11 HKD 40
Sheung Wan - Central - Wan Chai - Causeway Bay - to North Point

A12 HKD 45
Central - North Point - Chai Wan - Siu Sai Wan

E11 HKD 21
rute seperti A11, menuju Tin Hau.

Supaya mudah Peta Bus di tampilkan di sini, kalau mau paling update coba langsung ke website CityBus atau dari website HKIA

Didalam bis A11, Kita menuju daerah Sheung Wan, menuju Hotel Ibis Central. Koper-koper bisa kita bawa masuk ke dalam bus, yang memang sudah disediakan tempat khusus untuk menaruhnya.
Dari pemberentian bis, kita jalan sekitar 15 menit atau lebih ya ? Agak lupa karena sudah malam dan repotnya karena bawa koper. Akhirnya sampai juga di Ibis Hong Kong Central and Sheung Wan Hotel.

Lobby hotel tidak berada di lantai dasar, karena areanya dipakai oleh Starbucks, jadi kita naik lift ke lantai 5 untuk proses check-in. Proses check-in cukup cepat dan untuk welcome drink ,Kita boleh pilih sendiri minuman yang tersedia di cooler, ada beer juga. Kamarnya kecil tapi cukup untuk kita berdua, bersih dan modern. Bisa dibilang harga tanah di Hong Kong sangat mahal jadi jangan heran harga Property di sini harganya selangit. Sehingga maklum kalau hotel bintang 4 atau 5 pun ukuran kamar relatif kecil. Hong Kong memang termasuk salah satu negara di Asia dengan biaya hidup dan akomodasi yang terhitung mahal.

Sebelum berangkat banyak teman sudah memberikan info kalau hotel di Hong Kong pada umumnya memiliki kamar yang kecil, tak terkecuali Hotel Ibis Central, tempat kita menginap dengan harga semalam HKD 761 tanpa breakfast dengan Harbour-view yang ratenya sedikit lebih mahal dari city-view. Harga fluktuatif ya ,tergantung season dan demand.

Ah, sudah malam, teman saatnya istirahat dulu dan tak sabar menunggu esok hari. Welcome to Hong Kong




Good night





Love,

Koko Biru & Cici Merah








______________________________




Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id































You Might Also Like

0 comments