Cerita Hong Kong di Maret 2018 (bagian 2)

10:08 AM



   


Good morning Hong Kong

View City di pagi hari terpapar indah lewat jendela kamar yang besar. Jam menunjukan pukul 6 pagi waktu Hong kong. Bangun kepagian karena tidak sabar, ingin melihat kota Hong Kong di waktu pagi. Tapi Koko Biru masih nyenyak tidur. Jadi hanya bisa foto foto dari jendela hotel. Sejauh mata memandang, gedung pencakar langit jadi penghias kota dan Harbour Victoria terlihat indah meski sembunyi malu malu.

        
                            


Tidak sabar, tapi kata teman sesama blogger @Bemp777 di Hong Kong mulai beraktifitas di jam 9 pagi. Jadi sekitar jam 10 pagi, kita baru hunting sarapan. Udara dingin segar, hmm lebih dingin di bandingkan angin Lembang. Jadi cukup pake mantel, biar menyesuaikan diri dulu. Rencana berjalan di sepanjang sheung Wan, dan jaraknya tidak terlalu jauh dengan MTR Sheung Wan Station, kalau berjalan kaki kurang lebih 15 menit sampai 20 menit.

Banyak toko disekitar hotel, banyak toko herbal dan obat obat tradisional berjejer. Melewati toko mereka dengan harum semerbak obat obatan tradisional. Pantas saja nama lain dari lokasi ini adalah dried seafood street. Hahahaha. Selain itu ada beberapa toko kecil yang menjual buah buahan, ada yang sudah di packing kecil atau bisa juga beli satuan. Banyak buah buahan yang terlihat asing, tapi tidak mengerti juga karena semua ditulis dengan huruf kanji. Dan tentu saja banyak Sevel (7Eleven) ada di setiap belokan. Mampir sebentar, Menarik aja melihat makanan yang di jual karena packagingnya yang lucu lucu. Dan nyobain Milk Banana yang segar.

Kembali ketujuan semula, mencari sarapan dan akhirnya mampir ke Mc Donalds dan yang bikin penasaran menunya samakah dengan yang di Indonesia ? Dan tada ... ternyata berbeda jauh. Di sini tidak ada menu ayam hampir semuanya bermacam macam burger dan juga Menu breakfast dan ada soup macaroni, loh. Untuk fasilitas pemesanannya, McDonald's mempunyai layar sentuh Create Your Taste yang sebelumnya diluncurkan di Australia. Sehingga kita bisa membuat burger kreasi sendiri.


                      


Berhubung lapar, kita pesan yang sudah jadi menu andalan mereka. Dan cara memesannya gampang koq, ada gambarnya jelas dan harganya juga bikin mudah karena ada Bahasa Inggrisnya. Penasaran dengan Ham and cheese burger, ala carte seharga HKD 12,5 dan ada paketnya Ham and Cheese plus scramble egg plus minuman bisa pilih. Dan teh hangat jadi pilihan, tehnya enak gak berbau tanah seperti kemarin malam. Hahahahaha dan Paketnya seharga HKD 45. Untuk saos sambal, kamu harus minta ke kasir karena disini semua harus di minta loh. Untuk pembayaran juga, mereka menolak menerima lembaran HKD 1000, duh sedangkan waktu tuker di Indonesia semua bekal uang kita pecahan HKD 1000. Katanya sih banyak uang palsu jadi mereka takut menerima lembaran ini. Beruntung salah satu kasir berbaik hati, menerima lembaran HKD kita.

Beuhhh, enak bener ini burger ham and cheese soalnya pork. Baru kali ini nyobain. Bun nya juga beda,  berasa lebih lembut dengan isian hamnya yang gurih sedap. Dan jangan lupa, selesai makan langsung bereskan dan masukan ke kotak yang sudah disediakan.


                              

Kita lanjut ke sarapan ke 2, hahahahaha bukan karena tadi sarapan tidak kenyang tapi biasalah karena lapar mata. Sebelum ke MC Donalds, kita melewati satu restaurant dan melihat satu ekor babi yang baru matang di gantung. Iyah digantung. Hahahahahaha.  Salah satu restoran Michelin Star di dekat Mc Donald’s Sheung Wan.

           
                          



Seporsi Pork Crispy Rice dengan harga HKD 50. Satu porsi lengkap dengan nasi, pork crispy nya yg sedap dan juicy. Rasanya enak gila! Juga dikasih saru mangkuk berisi kuah isi sayur bayam yang manis. Asli ,sayur bayamnya rasanya manis.

Rencana pertama, kita naek Tram menuju Victoria Peak, Madame taussand dan Sky Terrace 48. Kita beli yang 3 in 1 jadi total HKD 280,4. Dari Sheung Wan kita menuju the Peak tram, dengan menaiki MTR, sempet terbalik dengan sebutan MRT yang lebih familiar. Di Hong Kong, disebut MTR yang merupakan nama perusahaan yang mengelolanya adalah MTR Corporation, oleh sebab itu disebut MTR. Sedangkan MRT sendiri adalah nama yang umum untuk kareta mass-rapid diseluruh dunia. Ohh jadi mengerti, sambil angguk angguk kepala sendiri. MTR dihitung berdasarkan jarak, yang termurah HKD 3,6 untuk 1-2 stasiun dan yang termahal sekitar HKD 22, dan jarak yang lebih mahal jika kita pindah jalur atau warna atau menyebrang tunnel.


               

                        

                        


Victoria Peak atau terkenal dengan sebutan The Peak, merupakan gunung dengan ketinggian 552 M dari permukaan laut. The Peak merupakan puncak tertinggi di Hong Kong Island. Kebayang indahnya pemandangan kota Hong Kong. Dan untuk  mencapai The Peak, ada beberapa pilihan transportasi seperti taxi, bus atau kereta yang disebut The Peak Tram. Dan yang terakhir yang kita pilih, karena sensasinya yang berbeda. Karena memang The Peak Tram merupakan pilihan favorite bagi turis. Maka tidak heran jika antriannya lumayan panjang. Bukan lumayan lagi tapi sangat panjang, antriannya berkelok kelok hahahaha. Ditambah cuaca siang ini lumayan panas meski tidak semenyengat di Bandung.

Info tentang The peak Tram yang ternyata sudah beroperasi selama 125 tahun, dan katanya hanya ada di Hong Kong tram. Model seperti ini dengan panjang 373 meter. Akhirnya tiba giliran kita, kursi kereta terbuat dari kayu. Kalau biasanya di kereta umum kita dapat duduk berhadap-hadapan, peak tram tidak memungkinkan karena nanti bakal terjungkal jadi semua harus duduk menghadap ke depan. Tram ini posisinyapun sudah miring, sehingga untuk mencari tempat duduk kita perlu berjuang ekstra keras.

Dan perjalanan yang ditempuh sekitar 10 menit dengan jarak tempuh 1,4 Km. Dengan bonus pemandangan gunung yang indah yang terletak disebelah kanan duduk. Jalanannya mendaki sangat tinggi, menukik tanpa ragu keatas 45 derajat, lumayan mendebarkan. Sttt!! Nanti pulangnya kita mundur dengan posisi duduk seperti awal datang. Jadi mau pergi atau pulang naik kereta yang sama. Lebih seram pulangnya. Hahahaha. Dan katanya sih, jauh lebih keren pemandangannya saat matahari terbenam. Sayang juga, kita datang kepagian.

Akhirnya Kereta berhenti di The Peak Tower dengan gedung berbentuk cawan dan di dalam Mall terdapat toko toko souvenir juga Cafe, dan berbagai brand ada disini serta tempat hiburan.
Tujuan pertama kita ke Madame Tussauds wax museum ,lalu yang ke 2 baru kita ke Sky terrace 428.



                     



Kita berpisah dengan yang lain, karena tujuan kita berdua ke Madame Tussauds Hong Kong. Yipiiiiii. Katanya ada lebih dari 100 patung lilin yang bagaikan hidup, sangat menakjubkan dan ada 11 zona interaktif.


                       

                       

                       

                       

                       

                       

                       

                       

                       

                       

                       


Disini kita berjumpa dengan Si won, Lee Jong-suk dan tenggelam dalam budaya K-pop di Zona K-wave, atau berlatih kung fu bareng Bruce Lee, Donnie yen, Jacky Chen di Zona Kung Fu, juga tak lupa berselfie ria dengan beberapa tokoh bersejarah dan politik paling disegani termasuk Bapak Jokowi dan Soekarno. Sekali kali bergaya glamor dengan Taylor Swift di atas panggung, Madonna, Lady Gaga dan menikmati dunia berpola Yayoi Kusama yang ciamik atau tokoh Marvel yang keren keren, tokoh dongeng anak juga ada. Jeprat jepret terus deh, tidak ada habisnya. Jangan kasih kendor!!!!
Jangan bosen ya, lihat foto alay kita di Madam Tussauds.

Tempat ke dua kita menuju lantai paling atas ke Sky Terrace 48, yang opening hours 10:00am - 11:00pm (Mon-Fri) Dan 08:00am-11:00pm (Sar, Sun & Public holidays)


                 


                 


                


Sky Terrace 428 di The Peak merupakan tempat terbaik melihat Hong Kong dari ketinggian, dengan view 360 derajat, berada di ketinggian 428 Mdpl dengan Pemandangan yang cantik berupa gedung gedung pencakar langit, menjulang tinggi, pengunungan hijau dan lautan. Juga udara yang dingin sejuk sangat segar


                  

                  


Wajib foto foto kalau ke sini, karena backgroundnya super kece, bersama @bandungfoodsociety @bemp777 @foodgallerybdg. Dengan pembatas kaca transparan setinggi dada orang dewasa di Sky terrace 428. Jadi keindahan viewnya jelas terlihat.

Dan kalau baca baca Review tentang tempat ini, ternyata ada beberapa opsi untuk mengambil foto dari Victoria Peak ini. Yang paling mudah, seperti kita naik ke  Rooftop Peak tower lalu ke SkyTerrace 428 dan bayar (tapi bayar) adalah naik ke Sky Terrace 428 dan ada opsi ke dua gratis tapi harus berjalan keluar gedung dan sedikit hiking sekitar 500 meter menyusui Lugard Road dan sampai ke tujuan Lugard Road Lookout. Pilihan ada ditangan anda.

Setelah puas menikmati pemandangan di Sky Terrace 428, kita jalan jalan ke Mall sekalian melihat Store Hard Rocknya Hong Kong. 


                      

                      

Dari sini kita ke Harbour City di daerah Tsim Sam Tsui, mall yang super besar dengan brand brand terkenal yang menyatu dengan perkantoran juga berbagai hotel , dengan view dermaga Star Ferry. Sambil duduk santai menikmati Victoria Harbour. Sayangnya tidak sampai malam disini, karena katanya lampu lampu gedung di waktu malam akan terlihat sangat indah. Kita jalan jalan di mall dan belanja sedikit di City Supermarket dan melihat lihat di Foodcourt. Sayangnya lagi, tidak sempat mencoba star ferry. :(

Lapar menyerang, akhirnya kita ke daerah Mong Kok dan ke tempat makan bernama Chee kei, Shop 10, Level 4, Langlam Place No 8 Argyle Street ,Mong Kok. Jagoannya adalah Noodle wonton yang merupakan Favoritnya @Bemp777 dan @erickos. Tempatnya penuh dan ini adalah Wonton noodle terenak yang kita makan dibanding yang lain dan Chee Kei punya beberapa cabang di Hong kong.🍜ada 7 store Causeway Bay, Central, Telford, Kowloon Bay, TsimShaTsui, Langham Place, Festival Walk dan HK Airport Gate 40.

    
                      

                      

                      

                      


Tada... Semangkok Wonton Noodles dan 1 minuman Cold Barley, yang wajib dipesan. Wonton Noodlesnya enak, deh khasnya Hong kong dengan isi udang yang besar, ditambah mie yang kecil dan halus. Kita juga coba wonton yang di goreng, hmmm enak! Dengan bagian luarnya crispy dan bagian dalamnya yang sedap. Total makan kita berdua HKD 120, dan puas.


                      
                      


Perut Kenyang, saatnya jalan jalan seputaran Mong Kok, pusat perbelanjaan yang paling padat di Hong Kong. Sangat ramai. Dan yang paling popular adalah Ladies Market yang berada di satu ruas jalan dan banyak pedagang keperluan wanita sampai oleh oleh khas Hong Kong seperti gantungan  kunci,cermin,tas dan masih banyak lagi. Dan disini harus jago tawar menawar. Kalau membutuhan alat elektronic,kosmetik dan pakaian ke Sai Yeung Choi Street, Shantung street dan Dundas Street menawarkan fashion dan accesories terbaru buatan Jepang. Lalu ada Langlam Place, salah satu Mall di daerah Mong Kok.



                        

                        




Selesai sudah perjalanan hari ke 2 di Hong Kong, saatnya beristirahat.
Good night.



Love,

Koko Biru & Cici Merah








______________________________




Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id





















































































You Might Also Like

0 comments