Friday, June 29, 2018

Cerita Malaysia di Juni 2018 (Bagian 1)


 


Sebetulnya, jujur kalau Malaysia tidak masuk list yang akan kita datangi di waktu yang dekat dekat ini. (Ada list yang lain πŸ˜†) Entah bagaimana, semuanya bergulir dan berjalan menuju arah kesana. Seperti diatur dan akhirnya kita pergi saat libur lebaran. Yeayyyyyy!!!!

Lumayan juga libur lebaran tahun ini dari tanggal 9 Juni sampai 19 Juni. (Meski banyak teman yang mulai masuk kerja tgl 21Juni atau ada tgl 25 Juni bahkan ada yang di tgl 28 Juni) dilarang sirik tapi disyukuri aja, masih diberi libur lebaran. Thanks God!

Rencana kita pergi bersama keluarga, ada si bungsu dan orang tua dari Cici Merah, jadi total berlima dari tgl 11 Juni - 17 Juni 2018. Dan rencana awal, sekalian mau periksa mama ke spesialis THT di Penang, tapi ternyata dokter yang di maksud sedang holiday. Jadi gagal deh, dan pure kita menikmati liburan.


       


Singkat cerita, keberangkatan kita dengan Air Asia dari Bandara Husen Sastranegara jam 20:00 dan perkiraan sampai di KLIA2 di jam 22:30. Dan ada pemberitahuan lewat email bahwa pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur, delay 1 jam. Oh, okay!! Dan 3 jam sebelum keberangkatan kita sudah siap di bandara, ngopi sebentar di @warungupnormalkopiroasters yang belum lama buka di bandara Husen Sastranegara.



       


Sambil menunggu jam keberangkatan, dan biar gak bosan kita bawa Sudio NIVΓ… produk terbaru dari Sudio ( siapa tau kamu mau ngeceng, kepoin aja Instagramnya @sudio) yang merupakan nirkabel alias earphone tanpa kabel. Wow!!! Amazing! Pasti tambah kagum deh, karena SUDIO NIVA Wireless earphone charging case berfungsi ganda sebagai desain kontemporer yang dapat dibawa pergi ke mana aja. Sehingga bebas bergerak, saat kita menikmati liburan, atau melakukan aktifitas lainnya.

       

            


Ada PROMO spesial loh, setiap pembelian SUDIO NIVA kamu pakai kode LetsGoEat2018 di www.sudio.com/id dan dapatkan #DISC 15% mayan banget kan ? Buruan borongπŸ˜† 

Balik lagi ke cerita awal, jadi sampai  lupa tadi gara gara kalian juga kagum dengan mainan baru kita πŸ˜† Ini deh sekalian foto produknya, biar makin naksir berat.


            

            

            

            

            

            


Singkat cerita, kita semua sampai di Kuala lumpur dengan perut lumayan kenyang karena makan malam di pesawat. Akhirnya 2 jam setengah kemudian, kita sampai di Kuala Lumpur International Airport 2 atau KLIA 2. Dan saking luasnya, berjalan kaki sekitar 40 menit dari sejak dari pintu pesawat hingga terminal kedatangan. Oh ya, sesampai di Kuala Lumpur langsung kita menyalakan Wifi Travel Sightseeing , Instagramnya @sightseeingindonesia yang bikin kita selalu exits tanpa ribet. Ini kedua kalinya, kita menggunakan Wifi Travel dari doi dan puas.


          


Menunggu mobil jemputan dari Apartement tempat kita menginap selam 3 hari kedepan sudah menunggu. Sudah malam bo! Ongkos yang telah disepakati sejak awal pemesanan apartement sebesar RM200. Mahal juga sih, Rate saat ini Rp 3.550, tapi karena sudah malam dan bawa orang tua. Okaylah. Apalagi perjalanan dari Bandara ke KLCC ternyata lumayan jauh juga, hampir 1 jam loh. Sebetulnya, bisa aja kita naik KLIA Express, kalau gak salah sekali jalan bayar RM55 atau Bus harganya kurang lebih sekitar RM10.

Oh ya, tempat kita menginap berdekatan dengan Concorde Hotel yang sempat direkomendasikan pasangan muda @jajakanberdua tapi harganya lagi lumayan high karena High season, dekat juga dengan Hardrock Cafe dan samping menara Prudential. Dan lebih asiknya hanya sekitar 5 - 10 menit jalan kaki ke KLCC, jalan sekitar 5 menit ke Bukit Nanas Station dan sekitar 10 menit Ke Pavillon shopping mall atau ke Twin Tower Petronas.


Lokasi:
Vortex KLCC
56-1,12 Jalan Sultan Ismail
Beringin Residence, 50250 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur
Malaysia


Naksir berat dengan Apartementnya yang luas dan bersih, tersedia Wifi, 2 bedroom dengan 2 king size bed dan 1 single bed. 2 bathroom, kitchen lengkap kulkas, kompor sampai mesin cuci juga ada, lengkap dengan ditergen. Dan view citynya kece dengan pemandangan menara KL Tower yang cantik dengan lampu berwarna warni. Puas bisa foto foto meski terhalang kaca. No problem.

Tidak sabar menunggu esok hari. Sekarang istirahat dulu ya. Good night






Love,

Koko Biru & Cici Merah





______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id
















Monday, June 25, 2018

Cerita Hong Kong di Maret 2018 (bagian 6 & 7)



    


Sarapan pagi ini kita merambah daerah Jordan, keluar MTR Jordan exit B dan jalan disepanjang jalan Parkes ada satu tempat bernama Australian Diary Company yang buka di jam 7:30 dan antriannya ujubilah!!!! Ku tak sanggup ;-) jadi hanya titip minuman jagoannya, Milk Tea ke David @foodgallerybdg xie xie . (sampai lupa foto) 

Bercerita sedikit tentang sarapan orang Hong Kong yang tidak pernah ketinggalan sop makaroni, ham,  sosis, teh susu, dan roti panggang. Karena beberapa hari di Hong kong, makanan tersebut selalu tersedia di berbagai cafe.


Lokasi:
Australian Dairy Company
G/F, 47-49 Parkes Street, Jordan
Hong Kong

Buka Jam 07:30-23:00


          

         

         


Dan kita sarapan pagi tidak jauh dari Australian Dairy Company, ada Kam Wah Cafe. Sebetulnya jagoannya adalah Pinneapple bun dan Eggtartnya. Tapi berasa tidak kenyang, dan kepengen makan yang berat. Minumannya yit lai cha atau milk tea yang enak dan ini penampakan breakfast kita yang enak!!!!! Total berdua menghabiskan HKD74 sudah termasuk minum. #nonhalal 


Lokasi:
Kam Wah Cafe
G/F, 47 Bute Street, Prince Edward
Hong kong

Buka jam 6:30-22:00


          

              

          

          


Dari sini setelah kekenyangan, saatnya jalan jalan ke Causeway bay naik MTR, exit D4 menuju Ramen yang hits, Ichiran Ramen. Waduh makan lagi, ku tak sanggup. Akhirnya kita nunggu bersama keluarga mimin @bandungfoodsociety dan 2 teman kita yang masuk. Jadi kita beli buat oleh oleh harga HKD198 isi 5 bungkus. Intip sebentar kedalam, konsepnya memang unik, karena tempatnya di sekat sekat jadi tidak ada interaksi sama sekali begitu pula ketika memesan tinggal tekan tombol dan pelayannya nongol di jendela. Seperti itu. Penasaran sih kepengen coba, hanya perut udah full. Sayang juga kalau makan dalam keadaan perut kenyang, nanti malah rasa enaknya tidak dapat kita nikmati maksimal.

Lokasi:
Ichiran Ramen
Sho F-1. G/F, Lockhart House, Block A ,440 Jaffe Road, Causeway bay
Hong kong

Telp 2152 4040 - 2116 4802

  

   

 


Saatnya jalan jalan di Causeway bay, surga belanja di Hong Kong. Ketemu satu toko Giordano dengan discount gila gilaan dan model terbaru yang belum ada di Indonesia. Akhirnya nabung buat oleh oleh ;-) lanjut jalan lagi ke Times Square, tempat shopping yang besar meski tidak sebesar Harbour City tapi dijamin kelelahan mengelilinginya. Dan selama di perjalanan ini, banyak orang yang membawa koper yang berisi belanjaan. Maklum di Hong kong kalau belanja terkadang tidak diberi kantong keresek atau tas pembungkus. Jadi alangkah baiknya bawa tas sendiri, atau bawa koper kalau mau ngeborong. Dan asiknya lagi Causeway bay itu trend setter Fashion di Hong Kong dan kalau disini kamu bisa menonton cewek cowok yang berdandan keren.


          


Beruntungnya mimin kece @bandungfoodsociety inget inget lupa pernah belanja baju kece di daerah Causeway bay dan tadaaaaaa... Ketemu satu toko bernama Laforet yang terdiri dari 3 lantai dan suka banged dengan barang barang cewek disini. Sangat keren keren dan trendy dari mulai sepatu, accessories, kosmetik sampai fashion. Yipiiiiiii!! Banyak butik Jepang dan lokal yang model modelnya cantik cantik. Siap siap ngeborong deh.

Lokasi:
Laforet
24-26 E Point Road, Causeway bay
Hong kong

Buka Jam 11:00-23:00



   

   


Cuci mata di Jardine's Crescent, disini mirip dengan Ladies Market banyak berbagai barang dengan harga murah tapi tidak menemukan yang cocok. Lebih menarik makan Wonton noodle aja disekitaran sana. Lumayan okay rasanya, bayar  wonton noodle termasuk minum HKD45. Lihat roti dipajang disalah satu store, ikutan antri beli sekitar 3 macam roti dengan harga HKD18.






Jangan lupa belanja snack snack yang gemes gemes di Best Mart 360°, bikin kalap deh!!!! Udah gitu seperti coklat dipackagingnya sekalian jadi harganya lebih murah. Dibanding beli persatuan. Thanks @bemp777 yang udah kasih info tempat ini. Buat yang maniak barang barang Line, ada Line Friends Store didaerah causeway bay.

Waktu terus berjalan, tidak terasa malampun tiba dan rencana kita makan disuatu tempat didaerah Mongkok tapi karena antriannya panjanggggggg dijamin lama deh. Dan akhirnya balik lagi ketempat makan sebelumnya ke Biu Kee Lok Yuen Chiu Chau Restaurant dan berdua kita habis HKD140. Kenyang deh!! Saatnya pulang ke hotel, beres beres buat besok pulang ke Indonesia. Hiks !!!



Cerita Hong Kong di Maret 2018 (bagian 7)

Hari terakhir di Hong Kong , pagi pagi sekitar jam 6 pagi sudah menuju Bandara, dikarenakan jadwal terbang dengan Cathay Pasific jam 9:20 dengan perkiraan sampai di Jakarta jam 13:10. Kita sudah memesan taxi sehari sebelumnya, dengan biaya HKD 180 , perjalanan dari Hotel Dorsett kurang lebih sekitar 20 menit sampai di Hong Kong international airport. 

Tidak banyak cerita di hari terakhir, hitungan beberapa jam yang hanya bisa dinikmati di Hong kong. Sedih, liburan telah berakhir. Sarapan dan bawa oleh oleh Pork Burger buat keluarga di rumah. πŸ˜† 


    


Semoga cerita Koko Biru dan Cici Merah selama liburan di Hong Kong - Macau menghibur dan berharap semoga bisa memberikan info yang membantu. Kita menyadari banyak kekurangan, dalam hal detail juga foto foto pendukung juga keterbatasan bahasa. Tapi kita akan belajar terus!! 

Dan selama liburan ini, Wifi Travel yang setia menemani kita dari Sightseeing Tour and travel, Instagram @sightseeingindonesia WA +6281931416866 atau Line @sstourindonesia biar mempermudah liburan kamu kemanapun. 


Good bye Hong Kong , Wo ai nie







Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________


Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id






























Cerita Hong Kong di Maret 2018 (bagian 5)



  


Perjalanan kembali ke Hong Kong dengan ongkos Feri 'Cotai Water Jet' berdua HKD 320 dan pemberangkatan di jam 14:30 dan rencananya kita akan ambil koper di Hotel pertama kita menginap. Dan susah banged mencari taxi, sampai menunggu lama. Ternyata di sore hari, taxi berganti shift pantas aja susah mendapatkan taxi. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya dapat juga setelah mendapatkan bantuan dari security Hotel Ibis Central yang ternyata pernah bekerja di Jakarta. Xie xie .

Taxi menuju Dorsett Hotel di daerah Wan chai. Sesampai disana, ternyata ada kesalahan, tidak ada nama kita dan setelah di cek ricek ternyata Dorsett Hotel yang Tsuen Wan yang telah dipesan.

Karena jam sudah menunjukkan jam 7 malam, perut lapar dan kita menuju daerah Causeway Bay dan yang bikin penasaran Delicious Kitchen yang merupakan salah satu makanan wajib yang harus kamu coba kalau kamu ke Hong Kong. Tempatnya tidak jauh dari Fashion Walk Hong Kong. Surga belanja. Teteup mata sih lirik kiri kanan dan tadaaaaa dapat juga pakaian cewek yang okay dan accessories yang harganya cukup bersahabat. 

 

           

           


Kembali ke tujuan semula, ke delicious kitchen yang terkenal dengan Pork ribs nya, meski tampillannya sederhana hanya seporsi nasi dalam mangkok dengan rasa sedap dan ada sayuran bersembunyi dibaliknya, harum sekali dengan topping iga babi yang menggiurkan, rasa manis dan rasa yang tajam. Sangat juicy dan lezat sekali. Mamamia. Berdua kita bayar HKD 100. Dan untuk sampai kesini, kita naik MTR dan berhenti di Causeway bay dan keluar di Exit E.

Alamat Delicious Kitchen
Shop B, G/F,9-11 Cleveland Steeet, Causeway Bay, Hong Kong.

Buka Jam 09:00-23:00
Telp 25778350




Puas sekali makan di Delicious Kitchen, setelah itu rencana kita jalan jalan dan cuci mata. Karena di daerah ini sangat ramai sekali dengan toko toko besar juga brand brand terkenal di dunia. Memperhatikan para pejalan kaki dengan style yang keren keren. Sangat menarik. Karena malam semakin menghampiri jadi tidak bisa berlama lama di kawasan ini. Dan rencana besok bakal balik lagi.

Tapi ada satu toko tepat depan Delicious Kitchen ada Mono Mono dan banyak sekali barang barang yang lucu lucu. Snack, candy dan banyak macamnya. Semuanya produk Jepang. Bikin kalap belanja deh. Dan alhasil satu kantong besar ikut terbawa.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Alamat Mono Mono
Hong Kong, Causeway Bay, Kingston St, 9, East Point
Hong Kong

Rencana selanjutnya bertemu 2 teman di daerah Mongkok (Mongkok lagi?) πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚  setelah mereka lebih dulu ke Dorsett Hotel sekalian cek in dan membawa semua koper. Dan karena sudah lelah akhirnya taxi jadi pilihan bijak. Kita berempat dewasa dan 1 anak balita. Tujuan ladies market, Mongkok. Agak susah untuk mendapatkan taxi, dan kayaknya taxi keberatan kalau ke daerah Mongkok sehingga harus tawar menawar dan HKD160 harga yang telah di sepakati.



Sesampai di Mongkok, sangat ramai! Suasana malam yang sangat meriah. Ada beberapa jajanan yang kita coba, seperti sate satean. Dan ada berbagai macam sate disini dari mulai bakso ikan, siomay, babat, sosis, sampai gurita juga ada. Lalu pilih sausnya yang disediakan. Lalu ada yang menjual stinky  tofu atau disebut Chou Doufu, berupa tahu yang sudah difermentasi berbulan bulan sehingga menghasilkan tekstur dan bau yang khas. Harganya HKD10 untuk 1 pcs. Dan sausnya pun disediakan. Dan hasil akhirnya, kita kurang cocok dengan stinky tofu ini. Hahahahaha, baunya gak kuat terlalu seterong. Jajagoan beli 2 tusuk, yang 1 tusuknya berisi 3 stinky tofu πŸ˜‚πŸ˜‚


     

     


    


Yoookkkk pulang ke hotel, perjalanan masih jauh mampir dulu ke Okashiland. Belanja beberapa jajanan dan ada discount yang lumayan juga loh! Lumayan menabung buat oleh oleh.

Memulai perjalanan pulang ke Dorsett Hotel, dari Mong kok ke Shan Shui Po ganti ke garis merah Tsuen Wan Branch. Melewati Cheung Sha wan, Lai Chi Kok, Lai king, lap sap wan, kwai chung, berhenti di Tai wo hau MTR station dan berjalan kaki kurang lebih 20 menit sampai 30 menit sampai hotel. Tidak ada pemandangan yang menarik didaerah sini karena kebanyakannya pabrik dan kantor. Rate HKD 607.5 semalam dan rencananya kita dua malam disini.

Lokasi:
Dorsett Tsuen Wan Hotel
28 Kin Chuen St, Kwai Chung
Hong Kong

Good Night everyone





Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________


Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id



















Thursday, June 21, 2018

PICKNICK Bandung


 


Tempat #piknik teranyar di Bandung bernama Picknick yang berada di Roof topnya Gormetaria tepatnya di lantai 4 di daerah Pasirkaliki. Ini sih Bandung rasa Bali. Terobati juga tahun ini, kita lagi kangen Bali. Dan belum ada kesempatan untuk pergi kesana. Jadi jawaban yang tepat dengan datang ke Picnick. Seru.


                 

                


Biasa di Bandung dan kota manapun tempat yang lagi nge-hype apalagi menawarkan suasana piknik seperti ini. Dijamin penuh dan antrian panjang. Yes!!!

Awal tau tempat ini, sebetulnya info dari salah satu follower tercintah ketika kita sedang berada di Jakarta. Dan ternyata emang baru buka di tanggal 18 Juni 2018. Masih fresh!!! Dan kalau di perhatikan, tempat yang menawarkan konsep piknik lebih disukai dan dicari ya? Betul apa betul? Disimpulkan, banyak orang yang membutuhkan piknik. Termasuk kita πŸ˜‚πŸ˜‚


               

               

               

               

               

Dan tada.... Jam setengah enam sore, kita sampai ke tempat ini. Dan antri di lantai 1, dan dapat antrian ke 24 . Mana tahan ? Tahan aja deh!! Biasa Cici Merah kalau ada maunya, antri sepanjang dan selama apa juga dijabani. Dan sore ini, rejeki anak gendud tiba hahahahaa hanya menunggu kurang lebih setengah jam akhirnya rasa penasaran terobati. Hmmm ... kayaknya banyak yang menyerah dan bikin kita masuk cepat deh. Thanks God!

Aseli ketika menginjakan kaki di lantai 4, atmospherenya sangat berbeda, rasa Bali sangat terasa bedanya udaranya lebih segar, tidak panas dan anginnya lumayan besar. Asik bisa berpelukan kayak teletubbies.

Tempatnya tidak terlalu luas, tapi sangat meriah dengan berbagai spot menarik dan pastinya spot foto yang hits. Mobil VW Combi kuning dengan pohon kaktus buatan yang tinggi. Wajib foto disini. Dan kursi kita tepat disebelahnya, jadi gak malu maluin sih bolak balik foto disini sampai menemukan foto yang okay. Soalnya tinggal ngesot.


        

        

        


Sekarang kita pesan makanan, pilihannya tidak terlalu banyak dan list minuman kelihatannya lebih banyak. Seperti beer tapi sore ini banyak yang sold out. Beef steak jadi pilihan yang menarik, apalagi tadi siang belum makan kenyang. Dan surprise banged, beef steak tampil sangat simple. Berwadahkan box dan didalamnya ada potongan beef steak dengan saus blackpepper (sausnya hanya 1  macam) lalu ada kentang goreng dan chips juga taburan parutan keju plus saos sambal dan saos tomat dalam wadah plastik kecil. Dan sarung tangan plastik. Unik kan ? Dan rasa beef steaknya okay, dagingnya empuk dengan saus blakpepper yang sedap. Selain itu ada pizza, chicken wings, French fries, juga beragam cookies shot dan minumannya selain beer juga Ada cocktail, mocktail dan lainnya.

Mau piknik gak perlu jauh jauh deh, ke Picknick aja udah berasa pikniknya.






Love,

Koko Biru & Cici Merah






Kisaran Harga Rp 20.000 - Rp 70.000


Beef Steak Rp 70.000
Bir bintang Rp 30.000
Radler Rp 30.000






Lokasi:

PICKNICK

Jalan Pasirkaliki No 176 Lantai 4
(Diatas Gormetaria)
Bandung - Jawa Barat


Buka jam 15:00-24:00
Telp (022) 20524750



Instagram @picknick.kaliki

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id












Cerita Hong Kong - Macau di Maret 2018 (bagian 4)


     




       


Hari ke 4 di Hong kong, kita rencana semalam di Macau (Macao) yang terkenal sebagai pusat judi atau kasino terbesar di Asia dengan julukan The Sin City of Asia. Berlibur ke Hong kong tanpa berkunjung ke Macau serasa tidak lengkap, wajib singgah di "Las Vegas" nya Asia.

Setelah beres beres koper, karena rencana sepulang dari Macau kita pindah hotel ke daerah Wan Chai. Sarapan pagi ini di Sai Yung Kee, Chinese Noodle Restaurant dengan alamat 129 Bonham Strand, Sheung Wan, Hong Kong. Telp +852 2503 2133 , buka jam 10:30 dan kita nyobain berbagai dim sum. Meskipun tadi pagi di Hotel, Koko Biru bikin Mie instan babi lada hitam yang super yummy. Stttt ! Masih ada sisa tempat buat dim sum 😊




Dim sum sudah sangat identik dengan Hong Kong yang menurut info ada lebih dari 2000 macam dim sum hasil kreativitas para chef. Tinggal pilih dim sum mau yang direbus, dikukus, dipanggang atau digoreng. Dengan isian yang beraneka ragam, dari daging ayam, daging babi, udang, bahkan sayuran. Semua ada di Hong Kong. Dengan berbekal sambal bawang, makan dim sum jadi semakin yahud. Beruntung @bemp777 bawa perlengkapan perangnya ,yaitu sambal bawang yang sedap. Dan sarapan pagi ini, kita berdua membayar HKD 135.

Perut sudah kenyang kita lanjutkan perjalanan. Seperti kebanyakan stasiun MTR di Hong Kong, di Sheung Wan exit terhubung dengan sebuah mall bernama Shun Tak Center. Di Shun Tak Centre banyak toko toko, restoran dan kafe. Dan lumayan juga bisa belanja barang barang yang discount termasuk Make up merk Face Shop, jadi kalau beli 2 buah harganya jauh lebih murah dibandingkan counter di Indonesia. Kita langsung menuju ke lantai 3 Mall Shun Tak Centre, tempat loket Turbojet berada.

Alamat Hong Kong – Macau Ferry Terminal: Shun Tak Centre, 200 Connaught Road Central, Sheung Wan, Hong Kong.



Turbojet berangkat di jam 2 siang, jadi ada waktu untuk isi perut dulu di KFC. Penasaran mau coba, mau membandingkan perbedaannya dengan KFC Indonesia .hehehehe.

Kita beli yang paket seharga HKD 44 dengan 2 ayam ,kentang pure, Pie, dan juga minum. Rasa ayamnya agak plain, tidak segurih di Indonesia. Maklum anak Micin sih. Untuk sambalnya juga berbeda ,di sini lebih terasa asam dibanding pedasnya.


     


Setelah makan dan belanja sedikit, langsung menunggu di ruang tunggu keberangkatan. Saat melewati petugas pemeriksaan, tiket akan ditempel stiker nomor kursi dan karena Class Economy jadi tidak bisa memilih nomer kursi sesukanya.

Dan harus siap siap sekitar 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, karena harus antri di imigrasi untuk pengecapan paspor keluar dari Hong Kong. Menurut info, Turbojet beroperasi hampir 24 jam. Tiket kelas Ekonomi di hari biasa, berangkat siang dari Hong Kong ke Macau sebesar HKD 171, sementara dari macau ke Hong Kong HKD 160. Dan penumpang boleh membawa bagasi maksimal 20 kg, tanpa dikenakan biaya lagi. Jadi cukup bawa koper kecil untuk keperluan satu malam saja.

Sudah lama gak merasakan mabok laut, hmmm .. terakhir mungkin ada 10 tahun yang lalu mabok di penyebrangan Ketapang-Gilimanuk Bali. Dan sekarang, kejadian Cici Merah mabok laut lagi, berasa di aduk aduk sampai sakit kepala. Komplit. Rencana mau makan KFC, gatot alias gagal total. Hahahahaha, hanya Koko Biru yang asik menikmati sisa ayam KFC.

Feri berasa terombang-ambing naik turun di tengah perairan Delta Zhujiang. Meski hanya berlangsung selama satu jam tapi berasa berabad abad lamanya. Lebih baik tutup mata dan tidur meski tidak bisa. Daripada mabok parah lalu muntah. Wah gak banged deh.

Akhirnya ferry mulai merapat ke Macau Harbour. yipiiiiii , pemeriksaan migrasi lagi berhasil dilewati dengan mudah dan mendapatkan cap visa on arrival yang berlaku selama 30 hari.

Welcome to Macau !!!

Sambil baca beberapa info tentang Macau, seperti Macau International Airport terletak di Pulau Taipa, 15 menit jauhnya dari Macau Ferry Terminal. Dan Mata uang: Macao Pataca (MOP) namun Hong Kong Dollar (HKD) juga berlaku dengan perbandingan 1:1 (walaupun HKD lebih tinggi sedikit).  Alat transportasi di Macau gak ada subway seperti di Hong Kong, hanya ada Bus ,Taxi, atau kendaraan sewa.

   


             

         

            

      

        


           


Tempat pertama yang kita datangi adalah The Ruins of St Paul yang merupakan landmark dan simbol Kota Macau. Sebuah bencana taifun dan kebakaran menghancurkan gereja ini di abad 19, sehingga sampai sekarang hanya facade-nya yang tersisa.

Ruins of St Paul Church kemudian menjadi salah satu atraksi wisata dunia yang termasuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site, bersama dengan Pont des Arts di Paris.

Gereja yang berdiri dengan megah. Hingga pada tahun 1835, gereja terbakar begitu pula dengan bangunan perguruan tinggi di dekatnya. Kebakaran ini menyisakan bagian depan gereja, tangga dan fondasi di beberapa sisi. Lokasi tempat bersejarah ini ada di dataran yang cukup tinggi. Jadi kita harus melewati jalanan yang agak menanjak sebelum bisa menikmati pesona puing-puing tersebut.


      

      

      


Toko berderet dan ramai dikunjungi wisatawan. Dan oleh oleh yang wajib dibeli adalah dendeng babi. Haoce!!! Banyak macamnya loh dan boleh dicoba dulu dendeng babinya selain itu juga egg tart, portuguese style pinneapple pastry yang hits. Kita pilih belanja di Koi Kei Bakery yang banyak sekali cabang di Macau maupun Hong. kong. Disini bikin kalap karena banyak sekali kue kue yang dijual untuk dijadikan oleh oleh. Untuk harga lumayan mahal juga tapi kebetulan ada discount jadi kalau beli 2 harga ada discount lagi.


       

       


Pork chop bun ,salah satu makanan yang popular di Macau dan kita mencoba di Tai lei Koi kei, berada dekat reruntuhan St Paul. Roti yang besar bertekstur kasar tapi rasanya enak karena diisi pork chop yang besar. #nonhalal rasanya enak deh. Minumnya cobain Hui Lau Shan, gerainya berdekatan dan ini minuman favoritnya kombinasi mango dan coconut. Segar

Saat berkunjung ke Ruins of St Paul's, tak henti hentinya untuk berfoto hanya sayang banyak orang sehingga tidak menemukan spot kosong.  Bentuk The Ruins of St Paul ini seperti pintu gerbang dan ada yang bilang mirip gereja masa lampau, yang membuat unik adalah kemegahan The Ruins of St Paul ini. Lokasi ini selalu penuh dikunjungi para wisatawan.

Awalnya The Ruins of St Paul merupakan Gereja Mater Dei yang dibangun pada 1602-1640, dihancurkan oleh kebakaran pada tahun 1835, dan reruntuhan College St Paul, yang berdiri berdekatan dengan Gereja. Saat ini, Ruins of St Paul berfungsi sebagai landmark dan simbol Kota Macau.

Penyesalan yang terdalam hahahahaha ketika ke Macau tapi tidak mampir ke Senado Square. Kesalahan dari awal tidak masuk list dan ketika mau buat blog baru ngeh. Rasanya tuh kayak di jlep hatinya, menyesal tiada tara. Begonya lagi karena Senado Square yang juga merupakan landmarknya kota Macau. Apalagi ada yang nyeletuk, belum lengkap ke Macau kalau belum ke tempat ini. Why why kenapa gak ada infoin ini. Sedih sambil goler goler sambil garuk garuk tembok. πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯ Dan hanya 1 tempat saja yang kita list The Ruins St Paul . Padahal seharusnya kita melewatI si Senado Square dulu baru menuju reruntuhan gereja. Tapi entah kenapa, koq gak terlewat dan terlihat. Ambigu.



   

 

   


   


Sampai hotel sudah agak malam, sudah lelah dikarenakan sepanjang perjalanan lebih banyak berjalan kaki karena tidak dapat Taxi, jalan kaki mencari Bis yang gak datang datang .pas dapat eh diturunkan di jalan karena katanya ganti trayek. Duh!!! Akhirnya setelah dijalan yang agak ramai ,menunggu dipinggir jalan bagai orang bego. Akhirnya dapat deh taxi. Kesalahan kita berdua, kurang mencari info soal Macau karena berpikir ah, hanya 1 malam nginep jadi kemungkinan tidak bisa kemana mana


     

     

 

     

         

     


Padahal harusnya jalan jalan ke Lisboa Hotel, atau Hotel Wynn ada tarian air mancur yang diprogram setiap 30 menit sekali. Harusnya ke lobby Venetian Hotel dengan interior yang sangat cantik (hanya puas lihat foto orang lain) dan banyak list penyesalan bagaikan list dosa aja hahahahaha.Terhiburnya, sempet nyobain Portuguese egg Tart yang hits !!! This is my Favorite Egg tart!!! Infonya sudah dari Tahun 1989 Portuguese Tart menjadi jagoannya. Pastrynya yang crispy walaupun dimakan dalam keadaan dingin tetap enak. Fillingnya sangat lembut dan rasanya yang enak menggelitik lidah. Dijual dengan harga HKD10.

Lord Stow's bakery
Shop 870, Mask Street ,The grand Canal Shppes Venetian,Macau


  


Menginap satu malam di Sheraton Grand Macau, Kamarnya besar, mewah dengan view city yang super cantiknya, setelah check in, cari makan malam di food court yang komplit dan harganya lumayan mahal tapi porsinya besar. Jalan jalan sekitaran hotel, mengintip suasana casino dan foto foto hasil jepretan, setelah lelah lalu kembali ke kamar.

Sheraton Grand Macau
Estrada do istmo.s/n Cotai,Makau,Cina

Telp +853 2880 2000


          

        

      

      


Satu tempat yang wajib dikunjungi adalah The Venetian, yang merupakan resort hotel dimana pusat perbelanjaan dan casino berada dalam satu resort yang sangat mewah. Brand brand terkenal bertebaran di mall nya dan bisa menikmati gondola di sungai buatan. Sayang karena kemalaman jadi gondolanya tutup. Cukup foto foto aja karena Arsitektur gedung dengan desain desain Eropa yang sangat cantik sangat cantik. Buat yang suka bermaindi Casino, bisa coba keberuntungan kamu disini.

Malam cepat berlalu, good night!!


   


   



Selamat pagi, Macau Cari makan pagi di food court dan tentu saja makan Portuguese egg Tart lagi !!!😊😊 bersiap kembali ke Hong Kong.



Good bye Macau.






Love,

Koko Biru & Cici Merah





______________________________


Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id