Cerita Penang di Juni 2018 (Bagian 6)

4:10 PM


     


Selamat pagi, hari terakhir di Pulau Penang. Rencana pagi ini, kita dijemput oleh driver. Tak banyak rencana, hanya mau cari oleh oleh. Jalan jalan sebentar di Georgetown lalu langsung kembali ke Kuala Lumpur. Membayangkan jauhnya perjalanan yang akan di tempuh. Tapi biasanya kalau arah pulang selalu saja terasa lebih cepat dibandingkan ketika kita datang.  Betul gak? Menghibur diri sendiri 😂


         



Pagi ini, rencana sarapan di Toh Soon Cafe, kalau baca review tempat ini berada seperti di gang kecil yang merupakan jalan tembus dari Lebuh kembul dan Lebuh campbell. Dan sedihnya, ternyata Toh Soon Cafe tutup. Hayah...  Cuma foto kiosnya yang tutup.

Lokasi:
Toh Soon Cafe

Lebuh Campbell, George Town, 10450 George Town, Pulau Pinang, Malaysia


            

           

     

             


Akhirnya kita jalan sedikit, belok ke kiri dan menemukan Ho Ping Kopitiam yang lumayan hits juga. Meskipun disebut cafe, Ho Ping adalah semacam pusat jajanan kecil macam Pujasera yang terdiri dari beberapa kedai yang berbeda. Jadi kita keliling, melihat yang menarik dan sayangnya tidak semua kedai sudah siap jualan. Banyak yang masih prepare. Akhirnya kita pilih makanan di kedai yang sudah siap. Kita memesan Roasted pork dan nasi, setelah coba 1 porsi dulu. Wah ternyata enak, meski tampilannya sangat simple tapi rasanya sangat juicy dan enak. Kita juga pesan. yang Roasted Chicken dan barbeque pork nya yang enak. Bumbunya sangat meresap dan dagingnya super empuk. Melihat Roti bakar yang banyak di pesan di beberpa meja, akhirnya kita coba sampai 3 kali bolak balik pesan. Pertama coba, dengan isi premium butter dan kaya, crunchy dan enak deh. Lalu pesan lagi sampai 3x. 😂




Lokasi:
Ho Ping Kopitiam

Alamat : 211, Jalan Penang, George Town, 10.000 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Buka jam 07.45-21:00


            

            

            



Setelah sarapan, kita jalan sedikit dan sampai ke sebuah toko namanya Bang Heang, yang sangat terkenal di Penang sejak tahun 1997. Banyak sekali macamnya, dan kita bisa coba testernya. Ada Red bean Tambun biskuit, durian kuih, Bang Heang pandan biskuit,Beh Teh saw dengan berbagai pilihan rasa. Dan banyak banget pilihan oleh olehnya, dijamin kalap.

Lokasi:
BANG HEANG

Alamat: 162A Jalan Burma , George Town, Pulau Penang 10050, Malaysia


          

          

Dari sini kita lanjut ke Wonderfood Museum. Wajib buat pencinta kuliner untuk mampir kesini. Museum ini merupakan museum makanan pertama di dunia dan memperoleh Inpenang Top Museum Award 2017.


 


Sorganya kuliner tapi sayangnya hanya bisa dilihat, di foto atau di pegang tapi gak bisa dimakan. Menarik sekali, apalagi kalau suka foto foto wah gak ada habis habisnya jepret sana sini. Semuanya menarik sekali. Ada makanan yang bentuknya raksasa loh!! sangat mirip dengan aslinya. Dan tempatnya full jadi kita tidak bisa foto foto yang bagus karena banyak bocornya dengan lalu lalang orang orang yang juga sibuk foto-foto. Oh ya Tiket masuknya, RM25 per orang, ini harga wisatawan. Dan disini kita foto foto hanya menggunakan handphone karena baterai kameranya habis, guys. Zzzzz... ya uwislah, yang penting masih bisa foto-foto.


      


Lokasi:

WONDERFOOD MUSEUM

Alamat:
49. Lebuh Pantai (Beach Street), George Town, 10200 Pulau Pinang, Malaysia.

Telp +604-251 9095
Buka jam 09:00-18:00






  


Selanjutnya kita jalan jalan sebentar didaerah sini, mampir ke Town Hall dan City Hall yang letaknya berdekatan. Keduanya terletak di Jalan Padang Kota lama (Esplanade Road) di depan lapangan Alun-alun George town. Ada juga tugu peringatan yang dibangun oleh Inggris untuk mengenang korban-korban Perang Dunia I. Lokasinya tepat berada di pinggir laut dekat pelabuhan Penang. Sepanjang garis laut dibatasi dengan beton, dan berjejer pohon-pohon besar sebagai peneduh juga bangku-bangku untuk bersantai sambil menikmati semilir angin di pinggir laut dengan burung gagak. 


  

  

  

  

  



Arsitektur Penang adalah seni dan gaya konstruksi bangunan atau struktur yang mencerminkan 171 tahun kekuasaan Britania di Penang, berpadu dengan unsur lokal, Tionghoa, India, Islam, dan lainnya menjadi suatu arsitektur yang unik dan berbeda. Bersama dengan Melaka, Penang adalah permata arsitektur Malaysia dan Asia Tenggara. Menyempatkan foto foto disini. Buat kenang kenangan.


    

    

    

    


Setelah itu kita lanjut mencari makan, hahahahaha makan lagi makan lagi 😂 kepengen Nasi Kandar dan kita mampir ke Restaurant Kassim Mustafa Nasi Dalcha. Dan lumayan antri loh!  Doi buka 24 jam, dan Kassim Mustafa, kafe yang dikelola keluarga Ini menyajikan roti India, nasi kandar, naan, dan Tandoori Chicken. Pulau Penang identik dengan nasi kandar yang merupakan hidangan lokal terkenal yang banyak orang makan langsung dengan tangan  mereka, tanpa sendok garpu.




 


Kita antri, dan pilih nasi putih atau  ada nasi briyani, lalu diisi dengan satu atau beberapa pilihan daging ada ayam, daging sapi, daging kambing dan lain-lain dan beberapa sayuran.Inilah bagian terbaiknya yang harus dicoba, adalah campuran kari yang langsung disiram ke seluruh nasi. Minta 3 macam kari supayan makin sedap. Dan ciri khas makan nasi kandar, katanya nasinya harus banjir disiram kuah kari. Karinya sedap tapi untuk ayam merahnya jauh lebih enak yang nasi kandar Pelita di Kuala lumpur. Total makan 6 orang plus minum RM59,7.

Lokasi:
Restoran Nasi Dalcha Kassim Mustafa

Alamat: 26 Lebuh Chulia, George Town, 10200 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

Telp 04 263 4592
Buka 24 jam

Kenyang, puas dan Bye bye Pulau Penang, semoga kita bisa bersua lagi. Sempat ngobrol dengan Koko Biru, kayaknya enak ya kalau masa tua dihabiskan dengan suasana seperti di pulau Penang. Dan Cici Merah, mengiyahkan. Masa depan mana ada yang tahu. Biarkan jadi misteri.

Saatnya kembali ke Kuala Lumpur. tidur di mobil, dan perjalanan lancar jaya tanpa ada kemacetan seperti ketika berangkat. Tidak banyak berhenti, karena sudah kenyang. Rencana, makan malam di Kuala Lumpur aja. Dan akhirnya, betul aja saat pulang berasa lebih cepat sampai dan sekitar 5 jam kita sampai dan kembali ke Vortex. Iyah, kita nginep lagi disini tapi beda lantai. Dan kita dapat yang penthouse dilantai tertinggi dengan harga discount. Malam ini mau menikmati fasilitasnya.


  

 


Sebelumnya kita berdua dan driver mencari makan ke Restaurant Kader. Kita makan disana dan juga bungkus. Tempat ini atas rekomendasi driver. Sebetulnya kita ingin makan di daun pisang ditempat yang agak jauh tapi sudah lelah jadi cari yang dekat dan enak.

Restoran daun pisang ini telah menjadi salah satu yang dikenal selama 30 tahun terakhir dan salah satu yang menyajikan daun pisang terbaik. Nasi daun pisang, ayam cabe, daging domba vegetarian, potongan daging vegetarian, udang varuval, dll.


  


Alas daun diletakkan masing masing, lalu diisi nasi atau Roti canai yang besar bisa pilih yang polos atau pakai telur. Sayurnya ada benerapa, kita pilih yang ayam dan kambing berikut kuah kariny ada berbagai macam. Nanti mas bolak balik membawa makanan dam diletakan diatas daun. Rasanya enak dengan harum rempah dan empuk juga gurihnya kuah kari yang berbeda warna dan rasanya ada pedas hangat hangat. Sedap deh. Total ber-enam RM62.7.


           


Lokasi:
Restaurant Kader

Alamatnya: 24 & 26 Leboh Ampang 
50100 Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan, Malaysia 

Telp 03-2072-8244



    

    

    

       

    






Perut kenyang, hati senang dan saatnya beristirahat dan menikmati  penthouse di Vortex. Yipiiii.



Good night

Love,

Koko Biru & Cici Merah

______________________________

Follow :

Instagram @lets.go.eat
Facebook let eats
Twitter @let_eats

Email :
Admin@letsgoeat.info

Blog :
Letsgoeat.info
www.letsgoeatall.blogspot.co.id

 





































You Might Also Like

0 comments